Desember 4, 2014

Ngeblog lagi

Posted in energi sampah pada 5:31 am oleh Pak Tas

Ngeblog lagi yuuuuuuk….

Mei 5, 2012

Teknologi Gasifikasi Sekam

Posted in artikel tagged , , , , , pada 11:09 am oleh Pak Tas

Menurut catatan yang diperoleh oleh Mahin (1986), teknologi gasifikasi sekam sudah digunakan pada sekitar tahun 1910. Disebutkan bahwa pada tahun tersebut sudah ada perusahaan yang mengiklankan gasifikasi sekam untuk menjalankan motor bakar 120 hp. Setidaknya pada kurun pertengahan pertama abad 20 yang lalu terdapat perusahaan yang membuat sistem penggas sekam yang berasal dari Italia dan Inggris. Sebuah artikel yang muncul pada tahun 1911 menyebutkan adanya perangkat gasifikasi sekam dengan merek Balestra yang berasal dari Italia. Tipe reaktor yang digunakan pada saat tersebut adalah alir atas.

Italia termasuk negara yang memiliki sejarah pengembangan penggas sekam yang cukup lama dikarenakan negara tersebut adalah salah satu negara Eropa yang secara tradisional membudidayakan pertanaman padi yang cukup luas. Mahin (1982) menyebutkan sistem penggas sekam telah berkembang secara luas pada kurun antara tahun 1915 – 1945. Pada waktu Perang Dunia II, di kota Vercelli, digunakan gas sekam sebagai campuran gas batubara untuk pasokan gas kota. Selain itu terdapat beberapa penggilingan padi yang menjual gas sekam dalam tabung bertekanan 200 atm untuk keperluan bahan bakar truk (Beagle, 1978). Di sekitar kurun waktu Perang Dunia II, terdapat 57 penggilingan padi di Italia yang menggunakan sistem penggas sekam (Beagle, 1978). Salah satu di antara perangkat penggas sekam tersebut dipasang di Montecillo, Italia pada tahun 1940 dan masih digunakan sampai tahun 1975 (Beagle, 1978; Mahin, 1986).

Baca entri selengkapnya »

Gasifikasi Skala Kecil

Posted in artikel tagged , , , pada 11:07 am oleh Pak Tas

Sebagai ukuran kualitatif, istilah skala kecil memiliki makna yang yang longgar. Untuk pembangkitan daya, ukuran yang masih dianggap kecil adalah keluaran daya di bawah 20 MW listrik (Purvis dan Craig 2000). Sedangkan Anonim (2000) mendefinisikan ukuran kecil untuk biopower adalah dengan batas 5 MW. Demikian juga Anonim (2009) membatasi ukuran kecil dengan batas 5 MW bahan bakar. Di lain pihak, Brandin et al (2011) mendefiniskan skala kecil adalah untuk ukuran sampai 10 MW. Namun untuk gasifikasi biomas, nampaknya ukuran tersebut terlalu besar, sehingga beberapa pustaka memasukkan reaktor dengan daya dalam satuan MW sebagai ukuran besar. Misalnya Anonim (2006) menyebutkan reaktor gasifikasi di Varnamo, Swedia, dengan ukuran 6 MWe / 9 MWh sebagai gasifikasi ukuran besar. Kebanyakan pustaka menggunakan istilah skala kecil adalah untuk ukuran keluaran daya dalam satuan kW. Misalnya Chawdhury dan Mahkamov (2011) menggunakan istilah tersebut untuk sistem gasifikasi dengan ukuran 6 – 7 kW. Sementara itu, Wander et al (2004) menggunakan istilah skala kecil untuk gasifikasi dengan kapasitas umpan 12 kg/jam. Dong et al (2009) memberi batasan 100 kW untuk ukuran kecil sedangkan untuk ukuran di bawah 15 kW dinamakan ukuran mikro. Kaupp dan Goss (1983) menyebutkan ukuran 5 – 100 hp sebagai ukuran kecil dan 200 hp sebagai ukuran besar. Larson (1991) memberi batas ukuran kecil ialah untuk gasifikasi biomas dengan umpan energi sampai 2 GJ per jam atau setara dengan 100 kg biomas kering per jam.

Baca entri selengkapnya »

Gasifikasi Biomas

Posted in artikel tagged , , , , , , pada 11:04 am oleh Pak Tas

Gasifikasi Biomas

Gasifikasi biomas merupakan proses konversi secara termo-kimia bahan biomas padat menjadi bahan gas. Rajvanshi (1986) mendefinisikan gasifikasi biomas sebagai pembakaran biomas tidak selesai yang menghasilkan gas bakar yang terdiri dari karbon monoxida (CO), Hidrogen (H2)and sedikit metana (CH4). Proses gasifikasi pada dasarnya merupakan proses pirolisa pada suhu sekitar 150 – 900°C, diikuti oleh proses oksidasi gas hasil pirolisa pada suhu 900 – 1400°C, serta proses reduksi pada suhu 600 – 900°C (Abdullah, et al 1998). Baik proses pirolisa maupun reduksi yang berlangsung dalam reaktor gasifikasi terjadi dengan menggunakan panas yang diperoleh dari proses oksidasi. Gasifikasi berlangsung dalam keadaan kekurangan oksigen. Dengan kata lain, gasifikasi biomas boleh dipahami sebagai reaksi oksidasi parsial biomas menghasilkan campuran gas yang masih dapat dioksidasi lebih lanjut (bersifat bahan bakar).

Baca entri selengkapnya »

Teknologi Gasifikasi

Posted in artikel tagged , , , , , , pada 11:00 am oleh Pak Tas

Setidaknya ada 3 tingkatan pengertian istilah gasifikasi. Pada pengertiannya yang paling luas, gasifikasi adalah istilah yang diberikan untuk proses perlakuan terhadap bahan bakar yang memberikan hasil akhir berupa gas yang masih bisa digunakan sebagai bahan bakar (Higman dan Burgt, 2008). Pada pengertian ini tercakup juga proses fermentasi anaerob dari biomas menghasilkan gas metana. Pada pengertian yang lebih sempit, gasifikasi adalah proses pengubahan bahan bakar menjadi bentuk gas dengan cara pemanasan (secara termokimia). Proses ini masih mencakup gasifikasi dan pirolisa. Proses gasifikasi adalah salah satu varian dari proses pirolisa yaitu pemecahan molekul bahan bakar padat menjadi senyawa yang lebih sederhana karena pemanasan. Pada perkembangannya istilah pirolisa lebih dikhususkan untuk pengubahan bahan bakar padat menjadi senyawa yang lebih sederhana tanpa adanya reaksi dengan oksigen, sedang gasifikasi adalah proses pengubahan bahan bakar padat menjadi gas dengan cara oksidasi parsial.

Baca entri selengkapnya »

Sekam Sebagai Sumber Energi

Posted in artikel tagged , , , , pada 10:57 am oleh Pak Tas

Sekam Padi

Sekam adalah nama yang diberikan untuk bagian terluar bulir padi yang sudah terpisah dari isinya. Sekam merupakan hasil samping yang diperoleh dari proses pemberasan. Pemberasan ialah proses mengupas gabah dengan hasil berupa beras pecah kulit dan sekam yang sudah terpisah sendiri-sendiri. Dalam praktek istilah sekam meliputi kulit gabah yang berasal dari pengupasan bulir gabah isi maupun yang berasal dari gabah hampa yang sejak semula tidak ada isinya.

Komponen utama pembentuk sekam adalah selulosa. Pengukuran komposisi kimia sekam oleh Kim dan Eom (2001) memberikan hasil berupa air 5%, lignin 21,6%, holoselulosa 60,8% dan abu 12,6%. Nilai energi sekam sekitar 3000 kcal per kilogramnya. Untuk menghasilkan pembakaran sempurna sekam, tiap kg sekam membutuhkan kira-kira 4.7 kg udara.

Baca entri selengkapnya »

Teknologi Gasifikasi Biomas

Posted in artikel tagged , , , , pada 10:54 am oleh Pak Tas

oleh: Ir. Tasliman,M.Eng

Pengantar

Teknologi gasifikasi sebagai salah satu teknologi konversi energi biomas saat ini masih sangat terbatas perkembangannya di Indonesia. Penelitian mengenai gasifikasi biomas juga masih sangat sedikit dilakukan. Padahal teknologi tersebut menghasilkan bahan bakar gas yang sangat fleksibel penggunaannya.

Pendahuluan

Ketika konsumsi domestik bahan bakar minyak terus meningkat sehingga membawa Indonesia menjadi net oil importer, substitusi ke energi non fosil dengan memanfaatkan sumber energi alternatif secara lebih efisien dan menggunakan teknologi yang lebih modern merupakan salah satu langkah yang niscaya.

Baca entri selengkapnya »

November 24, 2008

TB-Tanoto Kembangkan Gasifikasi Biomassa

Posted in penelitian pada 4:09 pm oleh Pak Tas

Energi Alternatif
ITB-Tanoto Kembangkan Gasifikasi Biomassa

BANDUNG, KOMPAS–Institut Teknologi Bandung dan Tanoto Foundation menandatangani kerjasama pengembangan teknologi gasifikasi biomassa, Senin (6/8) di Bandung. Fokus penelitian diarahkan pada reduksi dan penyisihan racun tar sebagai efek samping. Hasil ini diharapkan bisa menyempurnakan teknologi itu untuk tahapan pra-produksi massal.

Penandatanganan kerjasama penelitian itu ditandai dengan penganugerahan Tanoto Proffesorhip Award (TPA) kepada guru besar Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Herri Susanto. Pakar kimia tersebut akan memimpin penelitian yang menelan dana Rp 1,2 miliar ini selama tiga tahun ke depan.

Baca entri selengkapnya »

Profesor ITB Mendapat Dana Penelitian Rp 1,2 Miliar

Posted in penelitian pada 4:07 pm oleh Pak Tas

Profesor ITB Mendapat Dana Penelitian Rp 1,2 Miliar

Senin, 06 Agustus 2007 | 20:13 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Herri Susanto, seorang profesor dari ITB, mendapatkan dana penelitian sebesar Rp 1,2 miliar. “Proposalnya kami pilih dari 19 proposal yang masuk,” ujar Direktur Eksekutif Tanoto Foundation Ratih S.A Loekito di Bandung, dalam acara penyerahan Tanoto Professorship Award secara simbolis di ITB, Senin.

Penelitian Herri berjudul “Penyempurnaan Teknologi Gasifikasi Biomassa Sebagai Sumber Energi Alternatif”. Menurut Herri, penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian dia saat meraih gelar doktor di ITB tentang pengolahan limbah sekam padi dan tongkol jagung menjadi listrik dan panas.

Baca entri selengkapnya »

Uji Performansi Down Draft Gasifier

Posted in penelitian pada 4:03 pm oleh Pak Tas

Judul :
Uji Performansi Down Draft Gasifier (Reaktor Gasifikasi) Biomass Tipe Imbert Dengan Gas Cooler Sebagai Salah Satu Unit pemurniannya-Dibawah bimbingan Prof.Dr.1r. Armansyah H. Tambunan, MAgr. dan In Yogi Sirodz Gaos, MT. 2006 (M.06/42)Peneliti :
Rahmad Jakle. F14102052
Tahun2006

Baca entri selengkapnya »

Laman berikutnya

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.