Oktober 26, 2008

Listrik dari Limbah Tapioka

Posted in berita energi tagged , , , , , pada 8:44 am oleh Pak Tas

Monday, 01 October 2007
Berkat teknologi, dua pabrik tapioka di Lampung akan memenuhi kebutuhan energi listrik dari limbahnya sendiri. Proyek konversi energi ini tidak hanya akan akan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil tapi juga akan mengurangi gas rumah kaca. Berkat teknologi, dua pabrik tapioka di Lampung akan memenuhi kebutuhan energi listrik dari limbahnya sendiri. Proyek konversi energi ini tidak hanya akan akan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil tapi juga akan mengurangi gas rumah kaca.

Setiap tahunnya, teknologi pencerna anaerob (anaerob digester) yang dipasang di kedua pabrik milik PT Budi Acid Jaya Tbk.di Way Jepara dan Unit 6 itu akan mengolah seluruh limbah cair sehingga menghasilkan 4.500 ton gas metan. Selanjutnya gas metan akan digunakan untuk memberikan energi kepada generator tenaga gas yang menghasilkan listrik bagi kedua pabrik tersebut.

“Energi yang dihasilkan dari arus limbah cair ini akan memberikan daya listrik pada pabrik kami dan mengurangi ketergantungan kami pada bahan bakar fosil,” kata Presiden Direktur PT BAJ Santoso Winata. Ia mengatakan alat digester di samping mengurangi bau juga akan memberikan sumber energi terbarukan yang akan mengurangi biaya operasional pabrik secara keseluruhan.

Alat digester yang akan diregistrasi pada United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) sebagai bagian Protokol Kyoto, adalah salah satu dari banyak proyek yang dikembangkan Cargill di Indonesia. Teknologi dalam proyek ini tidak hanya menyediakan energi dari sumber energi alternatif tapi juga akan menghasilkan kredit karbon yang dapat diperjualbelikan pada pasar iklim global.

Untuk dua proyek saja, diperkirakan akan mengurangi emisi yang setara dengan 950.000 ton karbon dioksida yang dilepaskan ke atmosfer dalam periode10 tahun.

sumber:KCM/01/10/07
Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 20 November 2007

Sumber:

http://www.energiterbarukan.net/index.php?option=com_content&task=view&id=64&Itemid=81

3 Komentar »

  1. allan said,

    Bulan Januari ini saya akan berangkat KKN ke Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas.
    ketika survey lokasi ternyata masalah utama yang belum terpecahkan di desa itu adalah bau menyengat yang berasal dari limbah tapioka.
    Melihat artikel diatas saya jadi merasa tertarik bahwa ternyata limbah tapioka tidak hanya bisa diatasi tapi juga bisa dijadikan sumber energi mengingat di Kab.Banyumas sering terjadi Pemadaman listrik..
    Sungguh menjadi hal yang sangat menggembirakan seandainya penulis bisa sedikit berbagi ilmu untuk bisa mengatasi masalah limbah tapioka di Desa Gumelar ini..
    untuk itu saya berharap agar penulis bisa membantu saya..
    jawaban dari comment ini saya tunggu..
    terima kasih.

  2. Pak Tas said,

    Maaf, baru sempat menjawab. Kemarin sempat off-line agak lama (pulang kampuang).

    Sebagai limbah cair, cara yang paling cocok menjadikan limbah tapioka sebagai sumber energi ialah melalui teknologi bio-digester (membuat biogas).

    Kalau skala kecil, bisa menggunakan drum plastik (beli drum plastik bekas wadah bahan kimia, yang ukuran sekitar 50 liter – 200 liter). Kelebihan drum plastik ini ialah lebih awet karena tidak mengalami korosi, tidak perlu dicat.

    Sebentar saya carikan rujukan gambarnya, dulu pernah saya temukan di internet, kalau sudah ketemu saya tautkan di sini.

  3. MR SAM said,

    saya mau mengadakan penelitian limbah tapioka yang dapat diubah menjadi energi, kalau masih ada masalah tentang rencana bapak saya bersedia utk melakukan penelitian tentang masalah yang dihadapi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: